Ini Hal Yang Dilakukan Egy Jika Merasa Rindu Dengan Indonesia

Ini Hal Yang Dilakukan Egy Jika Merasa Rindu Dengan Indonesia

Ini Hal Yang Dilakukan Egy Jika Merasa Rindu Dengan Indonesia

xtpowersports – Egy Maulana Vikri terus berkarier di luar negeri, persisnya menguatkan tim Liga Polandia, Lechia Gdansk. Terdaftar pemain kelahiran Medan, Sumatera Utara ini telah gabung Lechia Gdansk sejak 11 Maet 2018 maksudnya saat ini telah masuk tahun ke- 3.

Egy Maulana Vikri sendiri sedemikian itu jarang kembali ke Indonesia. Terlebih dalam rentang waktu saat ini di mana pandemi virus corona masih membayang- bayangi semua dunia.

Pasti rasa kangen kepada Tanah Air tentu dialami Egy Maulana Vikri. Ia juga memiliki beraneka ragam cara buat menyembuhkan rasa kangen itu. Salah satunya main game online dengan sahabatnya di Indonesia.

“Jadi saya main game, seperti FIFA dan juga main PUBG bersama teman-teman. Dengan menggunakan suara juga. Jadi berkomunikasi di sana sambil cerita-cerita,” kata Egy Maulana Vikri bercerita melalui channel Youtube, Rakuten Sports.

“Ada dari mereka (teman bermain game online) bermain di Timnas juga. Mereka bercerita mengenai Timnas Indonesia dan juga Liga Indonesia dan saya selalu mantau situasi di Tanah Air bagaimana.”

“Karena kadang ketika kangen, saya melihat seperti itu saja biar lebih terasa seperti di rumah,” lanjutnya.

Tidak tertinggal Egy Maulana Vikri pula lalu berbicara dengan keluarga di Indonesia. Salah satunya dengan si ibu di mana beliau sering meminta resep makanan khas Tanah Air.

“Video call dengan orang tua pasti. Tidak selalu setiap hari, namun tiga hari sekali atau seminggu sekali pasti ada. Mereka bertanya soal kabar bagaimana situasi di sini,” ucap pemain berusia 20 tahun itu.

“Saya juga bertanya soal resep masak. Resep masak nasi goreng, karena kadang saya kangen dan saya juga ingin masak,” tambahnya.

Keadaan di atas pastinya ikut membantu cara menyesuaikan diri Egy Maulana Vikri selama di Polandia. Terlebih si pemain mengakui perjuangan yang beliau lalui memanglah tidak gampang.

“Tantangan buat pemain muda Indonesia ke luar negeri yang pertama adalah mental. Karena ini jauh sekali dari keluarga dan teman-teman. Tidak ada yang bisa berbahasa Indonesia,” ungkapnya.

“Saya jarang menggunakan Bahasa Indonesia. Saya juga masih tinggal sendiri di sini, tidak ada siapa-siapa,” tambahnya.

Dalam wawancara ini, dua sosok penting di dalam tim Lechia Gdansk, Janusz Melaniuk selaku Direktur Olahraga dan Piotr Stokowiec sebagai manajer sudah memuji proses adaptasi Egy Maulana Vikri di tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *